Salahkah Diri Ini

Minggu, 23 November 2014

Manusia memang tak pernah lepas dari sifat iri, sombong, mengeluh, tak bersyukur, dan selalu mengikuti hawa nafsu duniawinya. begitu juga dengan diri saya. Saya yang hanya manusia biasa, dan memiliki keimanan yang sangat rendah, dan mungkin mengkhawatirkan memiliki sifat itu.

Iri Hati.
Allah sangat membenci umatnya yang memiliki sifat iri. saya tahu hal itu, dan namun harus gimana lagi??????
saya memiliki sifat itu.

*saya iri melihat teman - teman saya yang keluarganya bahagia. dia menjadi anak yang disayang dan punya saudara yang sayang sama dia.
*saya iri melihat orang lalin bisa sekolah ditempat yang dia sukai sampai sarjana di fakultas yang dia inginkan.
*mereka bisa memiliki apa yang mereka mau dengan mudah, tinggal minta sama orang tua mereka, barang yang diinginkan langsung didapat.

Yah....itu lah yang saya rasakan.!

Saya memiliki saudara (kakak sepupu - anak tante) hidupnya bisa dibilang beruntung banget. Selama 3 tahun kami sekolah ditempat yang sama. saya memeng suka memperhatikan orang lain, mengamati gaya hidupnya, mengamati kepribadiannya, dan mengamati setiap dia lakukan jika bersama saya.
Hidupnya begitu beruntung, tanpa pernah merasakan kerja keras mencari uang. Dulu waktu masih kelas 2 SMP, anak2 lain belum ada yang bawa HP kesekolah atau punya HP sendiri, nah...dia udah punya tuh, HP kamera. Trus tamat sekolah SMP dia masuk SMA. sedangkan saya, nggak dibolehkan masuk SMA. diharuskan masuk sekolah madrasah lagi.

kuliah ditempat yang dia mau, sedangkan saya, kuliah ditempat yang sama waktu sekolah dulu selama 6 tahun itu. hhhuuuffh...

seiring berjalannya waktu, saya mulai mengkhlaskan kehidupan saya yang dibilang lumayan beruntung. Saya yang mulai berfikir kedepan dan melihat kondisi keuangan keluarga yang sudah tak seperti dulu. sekarang ayah yang tak lagi bekerja dan ibu hanya sebagai ibu rumah tangga, dan adik saya yang masih sekolah dan abang saya yang tak tahu bagaimana kehidupannya.
Ya...saya memutuskan untuk mengambil cuti 2 tahun dari kampus. Dan saya mulai memberanikan untuk merantau ke kota Batam. Disana saya bekerja sebagai buruh pabrik. Saya tidak masalah apapun kerjaan yang saya lakukan selagi itu halal dan menghasilkan uang. Niatnya menabung untuk kuliah yang akan datang, namun Allah berkehendak lain. hutang orangtua saya yang semakin banyak dikampung. Ya...saya lah anak yang satu-satunya bekerja sedangkan abang saya hanya bisa menghambur-hamburkan uang, berusaha melunasi hutang-hutang tersebut.

Sedih memang sedih, tapi saya bangga, dengan keringat sendiri dan tenaga yang Allah kasi kepada saya membuat saya bahagia karena saya bisa jadi anak yang bermanfaat bagi kedua orangtua saya. Ditanah rantau, saya banyak belajar, banyak ketemu teman-teman baru dan banyak menemukan pengalaman baru.

nah...banyak berjalan banyak juga yang dilihat. Terkadang terlintas difikiran saya saat melihat teman-teman yang gajinya pas-pasan seperti saya, tapi dia mempunyai segalanya seperti hp bagus, motor, baju yang bagus. saya tidak tahu bagaimana dia bisa mengatur keuangannya sehingga dia bisa memiliki semua kemewahan itu. sedangkan saya, hanya biasa-biasa saja (menurut saya).

Dan saya yakin, Allah itu maha adil untuk semua HambaNya. Mungkin sekarang aku dibawah, dan takselamanya roda itu dibawah. semua pasti ada hikmah dibalik ini semua.

yah...hikmah yang luar biasa yang saya rasakan.
*Saya bisa belajar mandiri
*saya punya kebahagian sendiri tanpa diatur-atur
*saya bebas mau kemana saja tanpa ada orang yang khawatir dengan saya
*saya bisa berbagi dengan orang-orang yang kurang mampu
*saya bahagiaaa...!

Terimakasih ya Allah...walaupun Engkau masukkan sifat Iri itu dihati hamba, setidaknya itu bisa membuat hamba menjadi lebih giat menggapai impian hamba. sifat iri itu saya jadikan sebagai motifasi untuk saya sendiri.

ORANG LAIN BISA KENAPA SAYA TIDAK BISA : ya...kata-kata itu memotifasi saya untuk lebihbekerja keras lagi untuk segala yang ingin saya gapai.
aamiin....ya ....Rabb....

0 Response to "Salahkah Diri Ini"

Post a Comment

silahkan memberikan masukan dan tanggapan yang sopan ya guys

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel