Dunia vs Akhirat

Kerja adalah kodrat sebagai manusia dimuka bumi ini, dan ibadah juga adalah kewajiban setiap makhluk ciptaanNya. Dua sisi yang berbeda namun harus sejalan dan seimbang. Mungkin kebanyakan orang memilih bekerja dan menomor duakan ibadah, dan sebagian lagi mengedepankan ibadah sehingga mengabaikan pekerjaan dan keluarga dan lingkungan sekitarnya, ini sama halnya dengan dunia vs akhirat. Yah...kedua sisi yang diciptakan Allah untuk melihat dan menguji umatNya. yang beruntung dia akan bahagia dan yang kurang beruntung silahkan mencoba kembali...hehehe...!


Bagiku sendiri bekerja adalah fitrah kita sebagai makhluk sosial dan khalifah dibumi. Kita butuh makan, tempat tinggal, pakaian, kendaraan dll. Dan semuanya terfokus oleh UANG. Yaaah....uang adalah satu - satunya alat tukar dalam perdagangan, kita ingin makanan, pakaian yang bagus, mobil, motor, rumah mewah dan sebagainya, itu harus memiliki uang. Nah...kalau mau uang, ya...kita harus kerja donk... nggak mungkin mau enak tapi nggak ada usaha, sama aja bohong. tapi...tahukah anda? pekerjaan apapun yang kita lakukan asalkan itu halal dan mendapat ridho Allah SWT, maka itu sudah termasuk dalam kategori IBADAH. Yuuppp.....tanpa kita sadari ternyata Allah sayang banget sama kita, umat Nabi Muhammad Saw. Tetapi ingat...! yang termasuk ibadah itu ialah, mencari rezki Allah yang HALAL. Kalau pekerjaannya nyopet, jambret, ngepet, pelet, santet, itu mah...bakalan dapat dosa dan ganjaran Allah yang teramat pedih kelak diakhirat.

Seorang suami yang bekerja diluar rumah untuk mencari rezki demi keluarga kecilnya, maka Allah lapangkan rezkinya dan menghitungnya sebagai ibadah. Seorang anak yang bekerja demi membantu orangtuanya, juga Allah hitung pekerjaannya sebagai ibadah. Betapa Allah begitu Maha Pemurah dan Ar-Rahman. Dia tidak pernah menyia-nyiakan umatNya selama umatNya tak pernah putus asa dari RahmatNya. "MAN JADDA WAJADA" siapa yang bersungguh - sungguh, maka ia akan mendapatkan apa yang ia mau. Dan satu hal lagi. Pekerjaan yang kita lakukan sudah termasuk ibadah bukan...? namun bukan berarti kita tidak perlu melakukan ibadah yang lainnya. maksudnya, jangan disalah artikan.

Bekerja memang sudah termasuk ibadah, tetapi bukan berarti kita tidak melakukan ibadah yang lain, seperti : sholat lima waktu, puasa, zakat, naik haji bagi yang mampu. Jangan dijadikan alasan karena kita sibuk bekerja jadi kita dengan entengnya meninggalkan kewajiban kita sebagai Hamba dan ciptaanNya. pekerjaan oke dan ibadah juga tetap jalan. Nah...itu yang diacungin jempol dech...!!! walaupun itu terasa berat, namun aku yakin semua orang pasti bisa melakukannya, bekerja dan ibadah dengan seimbang. termasuk aku yang mulai belajar menyemimbangkan kedua hal itu. aku tidak mau hanya bekerja dan mengejar kehidupan di dunia yang hanya sementara, sedangkan hal yang kekal dan sesungguhnya terabaikan dan terlupakan hanya karena kenikmatan duniawi yang sementara. Namun, salah juga jika melakukan ibadah terus menerus tanpa bekerja mencari rezkiNya. Ada yang bekomentar "kalau emang rezki gak akan kemana dan rezki itugak akan ketukar."

Hhmmm....menjadikan alasan itu hanya sebagai alibi dia agar bisa bermalas-malasan. Kalau menurut aku sih, orang yang berkata seperti itu dalah orang yang malas bekerja. cobalah anda berfikir, dihadapan kita sudah ada makanan yang lezat dan enak banget, dan kebetulan kita sudah lapar banget nih. Gimana bisa nasi itu masuk kemulut kita tanpa kita usaha mengambilnya dan menyuapkannya langsung kemulut kita sendiri. Nah....itu adalah salah satu contoh, harus ada usaha baru ada hasil. jangan minta hasil kalau belum usaha. Samapai lebaran monyet juga gak bakalan ada tuh hasilnya. jadi...seimbangkanlah keduanya antara dunia dan akhirat. Semoga Allah melindungi kita semua dan melimpahkan rezkiNya untuk orang - orang yang benar - benar bekerja keras untuk keluarganya dan Ibadahnya. see u next time.


*part I*

0 Response to "Dunia vs Akhirat"

Post a Comment

silahkan memberikan masukan dan tanggapan yang sopan ya guys

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel