JODOH DIKEJAR-KEJAR. HIDAYAH ENTAR-ENTAR. Part #1


Apakah kamu takut ketika kamu hijrah, teman-teman kamu akan meninggalkan kamu?
Apakah kamu takut ketika kamu hijrah, Allah akan membebani kamu dengan ujian yang berat?
Atau kamu takut kalau kamu sudah hijrah, jodoh akan terasa sulit mendekat?

Ups, jangan berpikiran seperti itu ya dears

pixel.com

Yuk, hijrah.

Dalam KBBI hijrah adalah berpindah. Dulu di zaman Rasulullah , beliau dan beserta pengikutnya melakukan perjalanan dari Mekkah ke Madinah untuk menyelamatkan diri dari tekanan kaum kafir Quraisy.

Kemudian, atas perpindahan beliau dari Mekkah ke Madinah, terjadilah perubahan yang lebih baik dari sebelumnya. Seperti; berkembangnya agama islam, wilayah islam semakin luas, Madinah menjadi kota yang maju hingga saat ini, dan bertambahnya jumlah pengikut Nabi. Itu lah contoh hijrah di zaman Rasulullah .

Bagaimana dengan zaman now?

Arti hijrah di zaman now adalah berubahnya prilaku yang buruk menjadi pribadi yang lebih baik. Yang dulunya suka merokok, cabut saat jam sekolah, suka dugem, tidak menutup aurat, sholat bolong-bolong, dan sebagainya. Lalu menjadi lebih baik, seperti, sholat tidak pernah tinggal, menutup aurat, patuh dengan orang tua, rajin ikut kajian, rajin belajar, dan lain sebagainya.

Jadi hijrah itu ialah berubahnya seseorang dari hal yang tidak baik menjadi lebih baik.
Lantas, sudah di level manakah diri kita?

Jika kamu belum hijrah, maka bersegeralah menjemput hidayah Allah.  Yuk, lakukan hal kecil ini agar hidayah itu segera hadir;
  •  Niat karena Allah ya, agar Allah memudahkan segala urusan kita.
  • Perbanyaklah istighfar ya dears… mungkin dosa-dosa kita yang terlalu banyak membuat hati kita keras.
  • Perbanyaklah mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Jika kita masih terasa malas untuk membuka dan membaca Al-Qur’an, setidaknya kita punya koleksi mp3 murotal Al-Qur’an di handphone kita, yang bisa didengarkan setiap saat.
  • Mulailah mencari lingkungan yang baik, bukan berarti lingkungan yang sebelumnya buruk ya dears. Akan tetapi carilah suasana baru agar kamu lebih semangat menjemput hidayah itu. Seperti sering-sering ikut kajian.
  • Mulai memilih-milih teman. Jika Anda ingin berubah, maka pilihlah mana teman yang dapat memberi dampak positif dan mana yang berpengaruh negatif.
  • Jika sebelumnya kamu belum menutup aurat, belajarlah untuk konsisten mengenakannya saat ke sekolah, kampus, organisasi, pengajian dan pesta (kondangan). Nah, jika sudah konsisten untuk situasi itu, maka belajarlah untuk terus menggunakannya saat ingin keluar rumah (meskipun hanya ke warung dekat rumah).
  • Lakukan sedikit demi sedikit kebaikan kepada orang lain, seperti; membantu nenek nyeberang jalanan, sedekah, menolong teman dan lain sebagainya. Karena kita tidak pernah tahu, pahala apa yang akan meringankan urusan dan terkabulnya keinginan kita serta masuknya hidayah ke diri kita.
  • Tetap berusaha keras melaksanakan sholat 5 waktu. Walau terkadang sering bolong, namun jangan sampai meninggalkan seluruhnya ya dears… masih belajar memang terasa berat. Tetapi kalau sudah dilakukakn sesering mungkin, maka akan terbiasa dengan sendirinya.


Jangan hanya penampilan luar yang dihijrahin, tetapi akhlak dan hati juga harus beriringan ya dears...

Akan lebih indah jika menjemput (bertindak) daripada harus menunggu hidayah itu datang, bukan?
Nyatanya, kita akan bosan jika harus menunggu. Contohnya saja menunggu jodoh.
Untuk jodoh saja kamu mau mengorbankan dan melakukan segala cara. Masa’ untuk menjemput hidayah, kamu hanya diam (menunggu).

Sekian dulu ya tipsnya. Semoga bermanfaat. Dan boleh juga beri masukan apa saja yang kurang menurut kalian.


Jazakallah khair...^_^
Bandar Cassia, 13 Mar’19

0 Response to "JODOH DIKEJAR-KEJAR. HIDAYAH ENTAR-ENTAR. Part #1"

Post a Comment

silahkan beri masukan dan tambahan untuk saling berbagi kebaikan.
Jazakumullah khair...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel